Senin, 01 Maret 2010

MEMPERKUAT KEYAKINAN UNTUK MERAIH TUJUAN

Berhati-hatilah terhadap apa yang Anda percayai karena itulah apa yang Anda akan alami. Sistem kepercayaan Anda adalah suatu mekanisme yang khusus milik Anda. Hal ini diikuti oleh keinginan Anda dan dikendalikan oleh pikiran dan tindakan Anda. Dengan kata lain, kesuksesan Anda diukur oleh kekuatan keyakinan Anda. Apa yang Anda inginkan? Sering kali orang tidak memiliki petunjuk apa yang mereka inginkan, mereka hanya tahu apa yang tidak mereka inginkan.
Sekarang adalah saat yang tepat untuk mengevaluasi tujuan dan menentukan hasil akhir yang ingin Anda capai. Letakkan tujuan-tujuan Anda dalam tulisan dan tempatkan mereka di mana Anda dapat melihatnya sepanjang hari. Dengan sering membacanya tujuan Anda akan tetap ada di pikiran Anda.
Berikut adalah strategi-strategi membangun keyakinan untuk meraih tujuan Anda.

Kembangkan Rasa Ingin Tahu.

Lakukan penelitian dan belajar sebanyak yang Anda bisa mengenai bagaimana Anda dapat mencapai tujuan Anda. Gunakan semua kemungkinan sumber-sumber seperti buku, CD, kursus dan orang-orang. Ya, orang-orang. Bicara kepada sebanyak mungkin orang yang sudah berhasil dalam apa yang ingin Anda capai. Bertanya, bertanya, dan bertanya lagi tentang apa yang mereka lakukan untuk mencapai kesuksesan.
Jangan membatasi kontak Anda hanya orang yang sudah Anda kenal saja, kembangkan dengan orang-orang yang belum Anda kenal juga. Perkenalkan diri Anda melalui telepon atau surat, jelaskan tujuan Anda untuk menghubungi mereka. Hal terburuk yang bisa terjadi adalah bahwa mereka mengabaikan Anda. Hal terbaik yang bisa terjadi adalah bahwa mereka menjadi mentor Anda dan menawarkan dukungan dan semangat. Kemungkinan Anda akan menerima sekurang-kurangnya satu tip besar dari banyak orang yang Anda hubungi.
Satu hal yang perlu Anda perhatikan saat Anda ingin mendapatkan nasihat dari seorang mentor, adalah mintalah dengan sopan. Kadang saya melihat hal yang aneh, banyak orang yang ingin dapat ilmu dari mentor dengan cara menyuruh atau kurang sopan, seolah mentor itu pembantu yang harus memberikan ilmunya kepada Anda. Bahkan yang lebih parah adalah, banyak orang yang memang menyuruh mentornya yang bertindak untuk mencapai tujuannya. Ini memang aneh, tapi saya sering menemukannya.

Jadilah Unik

Selanjutnya, ambil ide-ide yang Anda dapatkan saat belajar kemudian integrasikan ide-ide tersebut dengan proses kreatif Anda sendiri. Pikirkan tentang bagaimana Anda dapat mendekati tujuan Anda dengan cara yang berbeda dengan orang lain, yang lebih baik. Beranilah menjadi berbeda. Jangan takut untuk mengambil risiko. Anda akan kehilangan apa? Tulislah daftar hal-hal terburuk yang bisa terjadi dan kemudian daftar semua kemungkinan hasil yang terbaik. Jagalah konsentrasi Anda pada hasil yang Anda inginkan.

Bersikaplah lebih baik daripada pesaing Anda.

Ketika Anda masih anak-anak dan melihat kakak Anda atau teman-teman naik sepeda (tanpa roda tambahan), Anda melihat lutut dan siku mereka lecet apakah Anda berkata, “Wah, aku bisa terluka melakukan hal itu.” Sebaliknya, Anda justru memohon untuk mencobanya sendiri. Dengan banyak latihan dan sering sakit, Anda secara bertahap belajar bagaimana menjaga keseimbangan Anda. Ketika Anda jatuh, Anda akan mencoba lagi dengan tekad lebih besar. Dari upaya pertama Anda, Anda percaya pada pikiran Anda bahwa jika Anda mencoba lagi, Anda akhirnya akan pandai naik sepeda dan lebih baik dibanding teman-teman Anda.

Bersikaplah positif.

Jika Anda hanya melihat rintangan sebelum Anda mencoba, maka Anda hanya akan melihat masalah. Muncullah keraguan. Jika Anda memiliki keragu-raguan bahwa Anda tidak akan berhasil, maka Anda tidak akan berhasil. Jika Anda terpengaruh oleh kekuatan orang-orang negatif, maka Anda tidak akan pernah menjadi lebih baik daripada mereka. Percayalah pada diri sendiri dan apa yang Anda mampu. Ketika keinginan Anda untuk sukses adalah lebih kuat daripada rasa sakit, rasa takut, frustrasi, gagal, maka tindakan akan datang.
Saya menantang Anda untuk melihat tujuan Anda seperti yang Anda lakukan ketika Anda masih anak-anak. Ingat, apa pun mungkin selama Anda percaya. Buatlah komitmen bahwa Anda tidak akan membiarkan apa pun atau siapa pun, termasuk Anda menghalangi jalan Anda mencapai tujuan Anda.

Tidak ada komentar: